Minggu, 09 Januari 2011

mmmm.......gimana ya,rasanya jatuh cinta..???????????

Rasa Jatuh Cinta

Satu
Sebuah ruangan besar seukuran dua lapangan futsal. Mebel bersekat memenuhi ruangan tersebut, berfungsi sebagai meja. Dokumen-dokumen tertata di atas dan di bawah meja tersebut, sebagian rapi sebagian berantakan. Kursi-kursi tersedia di setiap sekat meja, beberapa diduduki dan beberapa kosong. Atrisi termenung di salah satu kursi memandang ke komputer jinjing di depannya. Suara beberapa orang berdiskusi terdengar tidak jauh dari tempat duduknya.
Atrisi mulai mengetik sesuatu di komputer jinjingnya dan bertanya pada dirinya sendiri, “Apa itu cinta? Dan bagaimana rasanya jatuh cinta?” Jemarinya menari lancar menjabarkan apa itu cinta. Paragraf demi paragraf mulai memenuhi kertas maya di OpenOffice.org Writer-nya. Mengakhiri paragraf-paragrafnya Atrisi berbisik pada dirinya sendiri, “Tentang cinta sepertinya semua orang sudah mengetahuinya.”
Pertanyaan kedua membuatnya mengernyitkan dahi dan lagi-lagi Atrisi menanyakan pada dirinya sendiri, “Bagaimana rasanya jatuh cinta?” Kursor di layar komputer jinjingnya berkedip-kedip tidak bergerak. Atrisi tidak dapat segera mengetikkan apa yang yang muncul di pikirannya. Dia belum berhasil mendapat jawaban yang pas.
Jatuh cinta rasanya ingin selalu bertemu dengan yang dicintai, tapi bukankah itu namanya kangen? Berarti jatuh cinta itu rasanya tenang bila dekat dengan yang dicintai, tapi itu kan namanya tenteram? Atau jangan-jangan jatuh cinta itu rasanya ingin memukul saat melihat yang dicinta dengan perempuan lain, ah... itu kan cemburu. Lantas bagaimana rasanya jatuh cinta itu?
Pikiran Atrisi terus berjuang keras untuk menjawab pertanyaan tentang rasa jatuh cinta. Merasa buntu, Atrisi mencoba mencari jawaban dari internet. Sayangnya hingga waktu kerja habis, belum ada jawaban yang memuaskannya. Atrisi pulang dan beristirahat dahulu ya....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar